UPDATE TERKINI



Mrv Futsal menyelenggarakan program Sparring Patner sebagai salah satu cara untuk meningkatkan jumlah pelanggan, program ini dilatar belakangi oleh prilaku pelanggan yang sering membatalkan peyewaan lapangan futsal dikarenakan kurangnya jumlah orang pada saat ingin bermain. Untuk itu tim pengelola MRV Futsal membuat sebuah program yang bernama Sparring Patner.

Konsep dasar program Sparring Patner ini cukup sederhana yaitu mencarikan partner bertanding yang dikemas dalam kompetisi liga, yang dimana untuk tim yang menang beberapa kali akan mendapatkan reward dari MRV Futsal dan berikut keuntungan program Sparring Patner MRV Futsal :

  1.  Mendapatkan harga sewa lapangan seperti member
  2. Tidak perlu kekurangan orang dalam bermain karena mendapatkan partner sparring
  3. Dapat menentukan lawan Sparring
  4. Mendapat reward apabila memenangkan pertandingan sesuai dengan ketentuan jumlah kemenangan.
Kepala Operasional MRV Futsal, Gideon Didik Prasetyo mengatakan “ Sparring Patner terbagi 2 kategori senior dengan jumlah peserta sebanyak 20 tim dan junior sebanyak 25 tim. Mrv Futsal memberikan gratis 1 jam bagi tim yang menang 3 kali pertandingan serta beberapa reward lainya”.




SPPBE 94 merupakan salah satu unit usaha yang dikelola Manajemen Rihan’s Variza yang bergerak dibidang MIGAS, khususnya pengisian tabung LPG 3 kg dengan cakupan area Kab, Banjar, Kab. Tapin dan Hulu Sungai Selatan. SPPBE 94 memiliki kapasitas pengisian 30 ton perbulan untuk melayani 3 Kabupaten.

Bulan Oktober 2014, SPPBE 94 diperkirakan mengalami peningkatan kapasitas pengisian sebesar 50 % dari alokasi pertamina menjadi 45 ton. Peningkatan ini disebabkan oleh tutupnya sementara SPBE PT. Jambo yang sedang melakukan renovasi infrastruktur. Untuk menjaga kestabilan stok LPG dipasaran pihak Pertamina menambah alokasi pengisian ke SPPBE 94.

Bpk. Angga Y. P, Kepala B.A MIGAS menjelaskan “SPPBE 94, untuk bulan ini melayani pengisian tabung LPG 3 KG sekitar 45 ton. Jika dibandingan dengan bulan sebelumnya hanya melayani pengisian sebanyak 30 ton , peningkatan ini disebabkan oleh tutupnya sementara SPBE Jambo yang sedang melakukan renovasi infrastruktur. Untuk menjaga kualitas pelayanan dan ketepatan waktu pengisian, tim pengelola memutuskan untuk menambah jam kerja dan karyawan harian ”.